Pelatihan Pendukung Sebaya Program Penurunan Angka LFU Pengobatan ARV Pada PWID Dengan HIV+ Di Kota Bandung

Map Unavailable

Date/Time
Date(s) - 14/01/2019 - 16/01/2019
All Day

Location
hotel clove garden

Categories No Categories


LATAR BELAKANG

Kasus HIV AIDS di Kota Bandung mulai ditemukan pada tahun 1991 dan terus meningkat hingga sekarang. Meningkatnya penularan kasus HIV AIDS saat ini berasal dari perilaku seksual berisiko sebanyak 81,8%, dan 12% dari penggunaan alat suntik narkoba. Secara kumulatif (prevalens), di kota Bandung kasus tertinggi saat ini ada pada pengguna narkoba suntik. Tercatat dari laporan dinas kesehatan kota Bandung dari tahun 1991 sampai dengan Desember 2017 ada sebanyak 1769 PWID atau 40,29% dari total kasus HIV AIDS sebanyak 4391 kasus. Strategi outreach dengan berbagai kegiatan KIE masih menjadi andalan untuk teman-teman LSM. Sepanjang tahun 2017 ada sebanyak 765 PWID yang dijangkau oleh LSM, 792 IDUs yang mengikuti tes HIV dan ada 14 orang yang HIV positif. Sejak adanya program HR di kota Bandung kasus HIV baru (insidens) pada PWID terus menurun.

Selain itu setelah dilakukan penggalian kebutuhan dengan para petugas penjangkau di LSM Yayasan Grapiks dan teman-teman dari persaudaraan korban napza bandung bahwa mereka masih membutuhkan informasi terkait pendampingan hukum untuk penasun yang bermasalah dengan hukum,1 semakin menguatkan bahwa penasun yang bermasalah dengan hukum harus mendapatkan pendampingan hukum secara tepat. Isu lain yang harus diperhatikan adalah isu kebijakan dari dinas terkait dimana suatu kebijakan bisa merubah angka menurun nya angka lost to follow up dan angka kematian menurun dengan adanya  perubahan kebijakan di layanan kesehatan.2 Selain itu, faktor kekambuhan (relapse) juga mempengaruhi tingkat kepatuhan dalam terapi ARV yang akan menjadi lost follow up karena pemakaian sudah menjadi kebutuhan tersendiri bagi mereka.

Maka KPA Kota Bandung dengan dukungan dana dari EJAF akan melaksanakan pelatihan bagi pendukung sebaya dalam program penurunan angka LFU ARV pada PWID di Kota Bandung.

TUJUAN

  1. Menurunkan kasus lost to follow up (LFU) ARV pada PWID di kota Bandung
  2. Memahami penanganan dan permasalahan hukum/paralegal pada PWID
  3. Memahami kebijakan layanan kesehatan terkait program harm reduction di kota Bandung

 

WAKTU DAN TEMPAT

Hari/Tanggal :  Senin – Rabu/14-16 Januari 2019
Waktu :  13.00  s/d Selesai
Tempat :  Clove Garden Hotel Bandung

Meeting Room 1

Jalan Awiligar Raya II, Cibeunying, Bandung

 

 

KELUARAN YANG DIHARAPKAN

  1. Terintegrasinya program program penurunan angka LFU ARV pada PWID dengan program harm reduction lainnya di Kota Bandung
  2. Adanya kebijakan layanan kesehatan terkait program harm reduction
  3. Adanya pemahaman yang sama terkait pendampingan hukum terhadap klien pemakai jarum suntik

PESERTA KEGIATAN

Perserta pelatihan sebanyak 20 orang yang terdiri dari :

  1. Pendamping ODHA PWID LSM Female Plus                   3 Orang
  2. PM LSM Female Plus 1 Orang
  3. Petugas Penjangkau PWID LSM Grapiks                   3 Orang
  4. PM LSM Grapiks 1 Orang
  5. PKN Kota Bandung                   4 Orang
  6. Komunitas Metadone (Komet)                   1 Orang
  7. Petugas Penjangkau KPA Kota Bandung                   4 Orang
  8. KPA Kota Bandung 1 Orang

AGENDA KEGIATAN

Hari/ Tanggal Pukul Materi Keterangan
Senin / 14 Januari 2019 13.00-13.30 Pembukaan, perkenalan dan tata tertib Fasilitator
13.30-15.00 Sinergitas program EJAF dan kolaborasinya Dr. Bagus rahmat Prabowo
15.00-15.15 Coffee break  
15.15-17.00  Management Stress Efni Indriani
17.00-19.00 Istirahat Panitia

 

Hari/ Tanggal Pukul Materi Keterangan
  08.00-08.30 Review Hari pertama Fasilitator
08.30-10.30 Kebijakan layanan kesehatan tentang program harm reduction Dinas Kesehatan

Kota Bandung

10.30-10.45 Coffee break  
10.45-12.30 Paralegal LBH Bandung
12.30-13.30 Ishoma  
13.30-15.00

Peran Dukungan Keluarga

Pakta
15.00-15.15 Coffee break  
15.15-17.00 Intervensi Krisis : Gangguan Penggunaan zat dan Komorbiditas Ikbal Rakhman
17.00-19.00 Makan Malam  
19.00-21.00 Content SMS Blast KPA Kota Bandung

 

Hari/ Tanggal Pukul Materi Keterangan
  08.00-08.30 Review Hari kedua Fasilitator
08.30-09.30 Rencana tindak Lanjut Fasilitator
09.30-10.00 Coffee break  
10.00-12.00 Team Building Dudi Edvan
12.00-13.00 Penutupan (Makan Siang) Panitia

 Referensi:

  1. https://namati.org/resources/brief-on-the-importance-of-legal-aid-in-hiv-prevention-and-treatment/
  2. https://media.neliti.com/media/publications/237935-faktor-risiko-loss-to-follow-up-terapi-a-2f058662.pdf
  3. https://www.neliti.com/id/publications/222061/pengaruh-dukungan-keluarga-terhadap-keberfungsian-sosial-orang-dengan-hivaids-od
  4. https://www.neliti.com/id/publications/137428/model-konkordansi-alternatif-model-peningkatan-kepatuhan-minum-obat-arv-pada-odh

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *